



Read Full Post...
simply place shares everything



Gw post artikel ini karena banyak banget manusia (terutama temen2 gw) yang ga suka ama jenis sayuran satu ini, padahal manfaatnya banyak. Asal jangan makan terlalu sering atau terlalu banyak aja ;)




Golden Globe Awards yang sering dikatakan sebagai pemanasan sebelum Academy Awards alias Oscar taon ini bentar lagi bakal diadain, malam penganugerahannya di Indonesia akan disiarkan ama Global tanggal 12 Januari, jamnya gw lupa uy hehe...
Lagi2, di YM beredar pesan2 offline yang "aneh2"... Kali ini mengenai matahari yang katanya hari ini bersinar 36 jam? Whatzzz? Moso iyo... Dan setelah dianalisis (hoho) ternyata cuma kabar angin doang... Hufth, ada-ada saja... Kalo mengenai masalah akhir2 ini udara panas banget, memang Indonesia lagi pancaroba, jadi maklum2 saja... Jaga kesehatan, karena kita bakal gampang sakit T_T huhu...Ini pesan offline yang beredar :
“Pada tanggal 17 Oct 2008, matahari akan terus menyinari kita selama 36 jam (1.5 hari). Dan selama itu Amerika dan tetangga2nya akan gelap 1.5 hari. Ini akan mengkonversi 3 hari menjadi 2 hari besar. Ini terjadi setiap 2,400 tahun sekali. Kita beruntung dapat menyaksikan dan merasakannya.”
Ini berita yang gw kutip dari Kompas :
“Jakarta, Kompas - Informasi dari internet yang beredar di kalangan masyarakat akhir-akhir ini mengenai matahari akan terlihat atau menyinari selama 36 jam pada 17 Oktober 2008 di wilayah Indonesia merupakan kabar bohong. Matahari akan tetap bersinar selama rata-rata 12 jam di Indonesia.
Menurutnya, tidak masuk akal kalau daerah tropis mengalami hal semacam itu. Kalau daerah kutub, baik Kutub Selatan maupun Kutub Utara, fenomena seperti itu biasa terjadi.
“Kalau di belahan selatan dan belahan utara, kegelapan tidak hanya 36 jam bahkan beberapa bulan. Artinya, peristiwa setiap tahun berulang. Kutub Selatan tidak mengalami penyinaran Matahari selama 4 sampai 5 bulan, termasuk bulan ini,” papar dia.
Karena tinggal di daerah tropis yang dekat dengan garis ekuator, lanjut dia, maka panjang siangnya sama dengan panjang malamnya.
“Bumi berotasi 24 jam, jadi logikanya kalau 36 jam itu sudah kiamat,” tegasnya.
Demikian dikemukakan peneliti utama bidang astronomi astrofisika pada Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaludin, serta Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mezak Arnold Ratag secara terpisah, Rabu (15/10) di Jakarta.
”Pada sistem rotasi bumi sering disebut memiliki gerak gasing dengan kemiringan sumbu 23,5 derajat, tetapi tetap tidak memungkinkan wilayah ekuator mendapatkan sinar matahari sampai 36 jam dalam 2.400 tahun sekali seperti dinyatakan di dalam kabar bohong itu,” kata Thomas Djamaludin.
Mezak menuturkan, penyinaran matahari di wilayah ekuator termasuk Indonesia yang memiliki batas koordinat 11 derajat Lintang Selatan (LS) sampai 6 derajat Lintang Utara (LU), rata- rata melihat sinar matahari hanya selama 12 jam plus atau minus 45 menit. Kemungkinan matahari dapat terlihat selama 36 jam sangat tidak mungkin.
Thomas menjelaskan, kabar bohong mengenai astronomi tidak hanya terjadi sekali ini saja. Ia mencontohkan, pada 27 Agustus 2004 juga pernah beredar informasi berupa purnama ganda. ”Ketika itu yang dimaksudkan purnama pada bulan dan planet Mars secara bersamaan. Tetapi, tetap saja tidak dapat dikatakan purnama ganda karena keduanya terlihat dari bumi tampak sama sekali berbeda ukurannya,” kata Thomas. (NAW)”
Los Angeles - Tanggal rilis film keenam Harry Potter, Harry Potter and the half-Blood Prince, diundur menjadi Juli 2009 dari jadwal semula November 2008. Pemunduran selama delapan bulan penayangan perdana menjadi 17 Juli 2009 diperkirakan akan mengecewakan jutaan penggemar Harry Potter di seluruh dunia, yang telah menanti selama lebih dari setahun untuk menyaksikan sekuel layar lebar film fenomenal itu.
Trailer untuk Harry Potter dan Pangeran Berdarah Campuran telah ditayangkan pekan lalu mendahului rilis di seluruh dunia yang diharapkan berlangsung November itu.
Warner Bros, anak perusahaan Time Warner, menyatakan pihaknya telah memutuskan melakukan perubahan itu guna mendukung jadwal rilisnya pada musim panas, yang merupakan periode paling menguntungkan bagi Hollywood.
Pada periode ini biasanya penerimaan tahunan dalam box office meningkat 60%.
Presiden Warner Bros, Alan Horn, menjelaskan studionya juga masih merasakan dampak pemogokan para penulis Hollywood selama tiga bulan yang berakhir Februari lalu.
"Pemogokan ini berdampak pada kesiapan skenario untuk film-film lainnya," katanya.
"Kami tahu musim panas adalah waktu yang ideal bagi keluarga untuk menonton, sebagaimana dibuktikan dengan keberhasilan film Harry Potter terakhir kami, yang merupakan film terlaris kedua dalam sekuel itu, setelah film pertama," ujar Horn.
Menurut Warner Bros, perubahan tanggal tak akan mengubah rencana produksi untuk dua seri film petualangan Potter, Harry Potter and the Deathly Hallows.
Tanggal rilis bagian pertama untuk sementara dijadwalkan pada Nopember 2010.
Deathly Hallow, film ketujuh dan kisah terakhir karya pengarang Inggris JK Rowling mengenai bocah penyihir dan teman-temannya di Sekolah Hogwarts, dipublikasikan pada Juli 2007.
Serial itu telah terjual sekitar 400 juta buku, dan kisah petualangan Potter telah diterjemahkan ke dalam 60 bahasa lebih. [L1]

“Tanggal 27 Agustus seluruh dunia akan menunggu untuk suatu momen...
Planet “MARS” akan bercahaya pada malam hari mulai agustus..
planet ini akan terlihat sebesar bulan ketika dilihat oleh mata telanjang..
Puncaknya pada 27 agustus,ketika planet ini berjarak 34,65 juta mil dr bumi, pastikan untuk melihat fenomena ini pd tanggal 27 agustus 2008 jam 00.30 …
akan terlihat Bumi memiliki 2 bulan, fenomena ini akan terjadi lagi pada tahun 2287…. kabari fenomena ini kepada teman2,karena fenomena ini tidak akan pernah bisa terlihat lagi...”
Tahun 2287 pastinya yang hidup sekarang bakal udah ga ada, jadi gw posting aja deh… biar kalian juga tau n ga akan ngelewatin fenomena langka bin ajaib ini...

Surabaya
Gedung balai pemuda
Jl. Pemuda ( sebelah kantor gubernur)
Surabaya
19-20 agustus 2008
Medan
Gedung serbaguna PRSU
Jl. Gatot subroto no. 238, Medan
26-27 Agustus 2008
Yogyakarta
Jogjakarta expo center (JEC)
Jl. Raya janti, jogjakarta
2-3 september 2008
Gedung Setia Bintang Graha
Jl. Terusan Jalan Jakarta no. 140
Antapani, Bandung
9-20 september 2008
Jakarta
Gedung Wanita
Patra Pertamina Simpruk
Jl. Sinabung 2 terusan simpruk,
Jakarta selatan
18-29 september 2008
Bagi yang mau daftar, bisa download formulir pendaftaran idola cilik 2 Klik di Sini
Info lebih lanjut Klik di Sini
Gud Luck!!!

Laskar Pelangi adalah sebuah kisah anak bangsa yang menggambarkan perjuangan guru dan 10 siswa di Belitong untuk sebuah pendidikan. Ide pembuatan film ini berawal dari rasa kagum Mira Lesmana dan Riri Riza selaku Produser dan Sutradara film ini terhadap buku karya Andrea Hirata yang diterbitkan pertama kali pada tahun 2004. "Buku Laskar Pelangi sanggup membuat kita tiba-tiba merasa bangga jadi orang Indonesia dan memompa semangat serta optimisme kebangsaan, dengan hadirnya karakter anak-anak Laskar Pelangi, Ibu Muslimah dan Bapak Harfan," ucap Mira Lesmana selaku Produser film ini.
Selaku sutradara film Laskar Pelangi, Riri Riza mengungkapkan: "Laskar Pelangi memiliki cerita yang unik dan penuh dinamika dengan hadirnya 10 siswa dengan kararkter yang sangat kuat dan seorang guru ambisius yang mempunyai cita-cita besar dan luhur. Dan Andrea Hirata adalah faktor yang sangat penting kenapa kami ingin memfilmkan buku Laskar Pelangi ini. Saat pertama kali ketemu dengan Andrea, ada antusiasme yang terlihat di dirinya. Bertemu Andrea Hirata seperti melihat matahari yang bersinar keras sekali dan sangat inspiring".
Bagi sang penulis, Andrea Hirata, bukan hal yang mudah untuk mengijinkan karya sastra pertamanya ini untuk difilmkan. Jelas Andrea mempunyai alasan khusus kenapa ia mempercayakan penggarapan film Laskar Pelangi ini kepada Mira Lesmana dan Riri Riza. "Ada beberapa alasan kenapa saya rela menyerahkan cerita Laskar Pelangi ini kepada Mira Lesmana dan Riri Riza. Pertama, Mira dan Riri adalah sineas yang memiliki integritas, yang tidak semata melihat keinginan pasar dalam membuat karyanya. Kedua, Mira dan Riri mempunyai talent yang langka dalam membuat sebuah karya seni. Mereka bisa membuat film box office, tapi tetap bermutu. Dan setelah lama bergaul dengan mereka, saya semakin yakin kalau kedua sineas ini mempunyai indra keenam dalam membuat sebuah karya dan mempunyai perspektif yang unik," ungkap Andrea.
Sementara menurut Putut Widjanarko, Vice President Operation Mizan Publika, dengan terjunnya Mizan dalam produksi film ini merupakan konsekuensi logis dari strategi pengembangan Mizan ke depan. "Mizan Prouductions sangat bangga bekerjasama dengan Miles Films menghadirkan film yang ditunggu-tunggu kehadirannya oleh masyarakat Indonesia ini. Apalagi buku best seller Laskar Pelangi adalah terbitan salah satu penerbit dalam kelompok Mizan, yaitu penerbit Bentang Pustaka."
Setelah melewati proses pertemuan dan diskusi dengan sang penulis selama satu tahun, akhirnya Juli - Desember 2007, proses penulisan skenario yang ditulis oleh Salman Aristo, dibantu oleh Riri Riza dan Mira Lesmana pun dimulai. Dan persiapan produksi pun sudah dilakukan sejak Juli 2007 lalu dengan melakukan proses penulisan skenario, survey lokasi, serta casting para pemain Laskar Pelangi. "Dalam proses pembuatan film ini hampir 100% pengambilan gambar dan syuting dilakukan di Belitong. Dan satu hal yang cukup istimewa di film ini, 12 orang pemain, 10 Laskar Pelangi dengan dua karakter pelengkap yang memerankan Flo dan A Ling, semuanya asli dari Belitong," cerita Mira, antusias.
Adapun keinginan Rira dan Mira untuk menampilkan anak-anak asli Belitong agar chemistry antara cerita dan para pemain muncul secara real dan natural. "Sejak awal kami memang tidak terpikirkan untuk menggunakan pemain di luar kota Belitong untuk tokoh-tokoh anak Laskar Pelangi. Jadi proses hunting dan casting pemain pun sudah kami lakukan sejak awal persiapan produksi," ujar Riri. "Meskipun anak-anak ini belum berpengalaman dan awam dengan dunia akting, tapi mereka ini adalah anak-anak yang sangat berbakat, punya keberanian, mau mencoba, dan yang terpenting, mereka bisa mempresentasikan tokoh-tokoh utama di film ini," lanjut Mira.
Setelah menjalani proses hunting dan casting di Belitong, akhirnya terpilih juga 12 orang pelajar Belitong yang akan memerankan karakter Ikal, Lintang, Mahar, Syahdan, Borek, Kucai, A Kiong, Sahara, Trapani, Harun, Flo, dan A Ling.
Meski begitu, bukan berarti Mira luput menampilkan para pemain profesional. 12 nama aktor profesional pun turut tampil meramaikan film ini, seperti Cut Mini, Ikranegara, Lukman Sardi, Ario Bayu, Tora Sudiro, Slamet Raharjo, Alex Komang, Mathias Muchus, Rieke Diah Pitaloka, Robbie Tumewu, Jajang C. Noer, dan Teuku Rifnu Wikana .
Film yang diperuntukkan bagi semua umur dan kalangan ini rencananya akan beredar di bioskop di seluruh Indonesia pada liburan Lebaran 2008 ini.
(Siaran Pers)
